Jumat, 02 Desember 2011

Cara Baca Kepribadian Lewat Tulisan (Grafologi)

 Cara Baca Kepribadian Lewat Tulisan (Grafologi)         

Ternyata Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. dan Teknik ini di namakan Grafologi. tentu nya butuh pembelajaran untuk mengerti. Bagaimanakah cara membaca nya? Mungkin sebagian dari teman teman ingin tahu kepribadian orang dari gaya menulisnya..            

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.            

Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu.

Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%. Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang adalah:  
1. Arah kemiringan huruf     Ke kanan = ekspresif, emosional     Tegak = menahan diri, emosi sedang     Ke kiri = menutup diri     Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten     Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya  

2. Bentuk umum huruf-huruf Bulat atau melingkar = alami, easygoing Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat Bujursangkar = realistis, praktek  berdasar pengalaman Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar  

3. Huruf-huruf bersambung atau tidak Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial). Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama  

4. Spasi antar kata Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?) Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak  

5. Jarak vertikal antar baris tulisan Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik  

6. Interpretasi huruf ‘t’ Letak palang (-) pada kail ‘t’ - Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya - Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab - Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target. Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’ - Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas) - Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan - Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan  

7. Arah tulisan pada kertas Naik/menanjak = energik, optimis, tegas Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri  

8. Tekanan saat menulis Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya  

9. Ukuran huruf Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya  

10. Sedikit tentang huruf “O” - Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O” - Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.


KENAPA SIH HARUS PUNYA BISNIS?

Kenapa Sih Harus Punya Bisnis?

Mungkin, pertanyaan kayak gini pernah muncul di diri saudara-saudara sekalian, dan bisa jadi jawaban yang ditemuin malah samar atau ngga jelas. Kebanyakan sih karena kita emang ga tau atau ngga mau tau lebih jauh :D

Yang penting, sekolah selesai, cari kerja yang bagus dan dapetin gaji gede *cool

Padahal punya bisnis itu penting, meski kita udah bekerja. tapi Ini dia alesannya  :)
 
#gak ada yang tau kapan saudara pensiun atau dipensiunkan.
Klasik banget nih, padahal pensiun itu bisa di usia muda atau di usia normal pensiun, bisa sendiri atau dipensiunkan perusahaan. Kebayang ngga, lagi enak kerja tiba-tiba gaji ilang dan kita ngga punya sumber pengganti gaji. Nah disini pentingnya punya bisnis *amazing
 
#pengurangan orang/pegawai sering jadi solusi ketika kondisi perusahaan susah
Ini yang paling ribet, kita bisa kehilangan pekerjaan karena perusahaan perlu ngurangin biaya operasional, padahal kita udah loyal. Hasilnya, gaji ilang dan obatnya cuma satu, uang pengganti gaji dari bisnis yang dijalani

#bisnis ga bisa langsung hasilkan uang
Bisnis sampe bisa menghasilkan uang itu butuh waktu dan ketekunan, persis kayak memlihara taneman, dari kecil ampe gede disayang-sayang. Karena bisnis tuh berkembangnya butuh waktu, makanya mulai dari sekarang harus punya bisnis, jadi sedia payung sebelum hujan gitu.
 

#Pengangguran makin banyak
Sekarang saingan makin banyak tapi kerjaan belum tentu tersedia. Sedih juga, pas jaman sekolah saudara susah trus pas selesai sekolah malah sulit cari pekerjaan. Makanya berbisnis bisa jadi satu solusi mandiri buat masyarakat kita karena membuka lapangan kerja baru. Kita bisa ngembangin diri dan ikut membantu orang lain juga, dobel manfaat deh.


jadi kalau menurut saya pribadi sih, bisa kebayang perkembangan dunia saat ini. ditinjau dari segi pekerjaan, yang dibutuhkan negara ini adalah lapangan kerja yang luas. so, kita memulai bisnis juga bisa membuka ruang untuk tenaga kerja toh? kalau kita bisnis restoran misalnya.


#bisnis itu lebih bisa menjamin hidup
so, menurut saya ditimbang kalian bekerja sebagai karyawan atau pegawai mending dari sekarang kalian memulai bisnis ya walaupun masih kecil-kecilan tapi kalian harus ingat, bisnis itu GROW UP oke, akan berkembang sesuai siklus, siapa yang nyangka kalau bisnis kalian akan sukses ya kan?

sesuai moto hidup saya "janganlah bekerja di perusahaan orang lain tetapi orang lain lah yang harus bekerja di perusahaan kita" Lebih baik memberikan langan kerja daripada memakai lapangan kerja itu sendiri.



Jadi gimana saudara, udah kepikir pengen punya bisnis? Atau malah udah jalanin bisnis nih? Share bareng yuk, kita diskusi bebas tentang pentingnya punya bisnis. Oke, sekian dulu pembuka dari ane, ditunggu ceritanya yaaaaa *bye



BY : ANANDYO TRI LAKSONO (VIZARD)